Jumat, 21 Mei 2010

untaian kata # 2

teratai hanyut bersama gurauan kecil sungai-sungai malam
terbawa dia bersama arus perlahan keluar dari kelam
sepertinya telah resah dia terhadap bayang
yang merantai gelang-gelang hari yang mulai padam

angkasa biru sejernih matamu
membuaiku melamun melalaikan tugas akan hidupku
begitupun cerah senda tawamu
membuat ku selalu lupa untuk berpaling darimu

itu sebagian gambaran mu dalam sketsaku
sedikit buram tapi nampak terlalu hidup untukku
itulah iktisar hati yang ku punya untukmu
pertanda kata pengganti rasa yang terlampau sulit aku ungkap di hadapmu
itu lah baris-baris garis tak lazim yang kau sebut dengan puisi untuk dirimu
sebagaimana yang sering ku ungkapkan padamu
aku mencintaimu tanpa perlu kau ragu

0 komentar:

Posting Komentar

Lukisan Hati Pembaca