Kamis, 06 Mei 2010

tentang manusia

satu tapak demi tapak pelan dia berjalan
melewati garis garis samar dan terkadang pula tak kasat mata
yakin hanya itu yang mereka punya
untuk mendapati apa yang ada mendunia
apakah itu terlalu berat untuk mereka yang berada diantara diantara dua dunia
mungkin saja,
terkadang memang berat mencoba membuka mata untuk meraih cita
tapi terlalu mudah untuk merelakannya
apa ini yang kita sebut manusia?
apa kita yang merasa manusia?
sepertinya kita dia dan mereka
satu rumpun dalam kemiskinan,
miskin jiwa,miskin raga,dan miskin mata,
sehingga buta kita pada mereka yang juga mengaku sebagai manusia

0 komentar:

Posting Komentar

Lukisan Hati Pembaca